Tak Kunjung Cair, Bantuan Sosial Untuk Pasien Meninggal Covid-19 di Sumenep Masih Nunggu Keputusan Menteri

Muhammad Iksan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep

Javanetwork.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Sosial ajukan bantuan atas ahli waris pasien positif covid-19 yang meninggal dunia.

Pengajuan bantauan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementrian Sosial (Kemensos) RI Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tentang Penanganan Perlindungan Sosial Bagi Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19.

“Kami sudah ajukan sekitar 32 nama ke Kemensos, cuma hingga saat ini SK penetapan terkait diteriman atau tidaknya masih belum kami terima,” terang Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan saat ditemui diruang kerjanya, Jum’at (11/12/2020).

Iksan menturkan, bantuan untuk ahli waris pasien yang meninggal karena covid-19 akan di berikan dalam bentuk uang tunai, besarannya 15 juta rupiah.

“Santunan ini nantinya akan dicairkan ke nomor rekening ahli warisnya masing-masing,” kata Iksan.

Lebih lanjut Moh. Iksan menjelasakan, untuk mendapatkan bantuan itu, para ahli waris harus mengajukan permohonan terlebih dahulu ke dinas sosial, setelah diyatakan lengkap, maka akan di kirim ke Pemprov Jatim dan diteruskan ke Kemensos RI.

“Prosedurnya harus mengajukan terlebih dahulu dan jika ada yang meninggal karena covid namun tidak mengajukan, maka tidak akan mendapat bantuan itu,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Iksan, Syarat pokok yang harus dipenuhi untuk mendapatkan santunan kematian bagi warga korban COVID-19 itu iyalah harus mengantongi surat keterangan kematian akibat COVID-19 dari rumah sakit.

“Jadi, siapapun yang meninggal karena covid-19 boleh mengajukan, tak terkecuali itu kaya ataupun miskin,” tukasnya.

Dikabupaten Sumenep, pertanggal tanggal 9 Desember 2020 kemaren total warga meninggal dunia akibat COVID-19 mencapai 42 orang, dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 773 orang.(Zr/Nurie)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*