Peringati HSN: Ketua Muslimat Sumenep, Santri Sebagai Pionir Perdamaian Yang Berorientasi Pada Spirit Moderasi

Ketua Muslimut Sumenep Nyai Hj. Siti Kholifah

Javanetwork.co.id, Sumenep – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) merupakan sebuah momentum bagi santri dan siswa untuk meningkatkan akhlak dan budi pekerti.

Hari Santri bukanlah milik Nahdlaul Ulama (NU) saja atau organisasi masyarakat (ormas) tertentu. Namun, semua golongan harus merasa memilikinya guna mengimplementasikan cita-cita membangun bangsa yang maju, bermartabat, serta berperadaban mulia.

Ketua Muslimat Sumenep Nyai Hj. Siti Kholifah kepada Javanetwork.co.id saat ditemui di kediamannya menyampaikan, dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) harus menjadi momentum untuk memperkuat dan mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi.

“Para santri diharap semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah-tengah keragaman masyarakat,” ucap Nyai Eva sapaan akrabnya, Kamis (22/10/2020).

Di era digitalisasi saat ini, Nyai Eva mengungkapkan, Santri diharapkan memiliki peran yang sangat besar, baik ilmu pengetahuan terlebih dalam ilmu agama serta akhlak.

“Dalam mengembangkan jatidiri sebegai santri harus dilandasi dengan akhlakul karimah,” ungkapnya.

Selanjutnya, Nyai Eva menyebut, pendidikan keagamaan secara seksama dan cermat serta menekankan peningkatan akhlakul karimah, harus menonjolkan keteladanan Nabi Muhammad SAW.

“Santri di Tanah Air harus berkomitmen untuk mengawal dan merawat pembangunan negeri melalui nilai-nilai kemanusiaan, keislaman dan mentauladani Nabi Muhammad SAW,” sebutnya.

Selain itu, Nyai Eva mengatakan, sebagai muslimat juga memiliki peran penting dalam mendidik anak agar menjadi santri yang baik, menjadi anak yang Sholeh dan Sholehah.

“Terbentuknya anak yang baik, Sholeh dan Sholehah tentu tidak terlepas dari seorang ibu dan juga sekaligus sebagai seorang guru dilingkungan keluarga,” kata Nyai Eva.

Selain sebagai Ketua Muslimat Sumenep, Nyai Eva Juga sebagai Calon Wakil Buputi Sumenep menjelaskan, terbentuknya pendidikan moral dan akhlak pada setiap anak dimulai sejak usia dini. Peran seorang ibu didalam kehidupan sehari hari bagi anak, dapat membentuk kepribadian anak yang mandiri berakhlakul karimah.

“Ibu sebagai guru sejak dini bisa membantu dalam membentuk kepribadian anak yang mandiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, momentum Hari Santri Nasional (HNS) meski di peringati ditengah pandemi Covid-19, santri juga mempunyai peran penting untuk memberantas dan mencegah penyebaran virus corona.

“Peran santri ditengah pandemi Covid-19 terus digalakkan dalam memberantas dan mencegah penyebaran Covid-19,” tukasnya.(Ardy/Arm)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*