Pasangan Menolak Saat Diajak Berhunbungan Intim, Lakukan Tips Berikut ini

Foto ist. Ilustrasi

Javanetwork.co.id – Mengapa pasangan menolak berhubungan seks? Pastinya dalam benak Anda muncul seribu pertanyaan dan akan membuat galau semata. Tenang, Anda tidak sendirian. Jadi apa yang harus Anda lakukan?

Apa penyebab pasangan menolak berhubungan seks?
Menurut sebuah penelitian, pasangan yang tiba-tiba menolak bercinta itu normal. Biasanya terjadi saat Anda telah menjadi saat terbiasa bersama satu sama lain. Namun ada saat-saat di mana pasangan tidak ingin melakukannya sama sekali ,yang bahkan jika Anda tanyakan penyebabnya pasangan Anda tidak akan memberikan jawaban.

Begini penjelasannya. Berada dalam suatu hubungan jangka panjang tidak harus serta merta selalu berputar pada kehidupan seks. Penelitian menunjukkan jika hasrat seks salah satu pasangan menurun itu normal adanya, tetapi bukan berarti Anda menyerah dan tak lagi berhubungan seks. Tenang, Anda tidak sendirian. Banyak orang di luar sana yang tidak terpenuhi kebutuhan seksual dalam hubungan mereka.

Ada beberapa kemungkinan alasan yang berbeda beberapa pasangan menolak berhubungan seks :

Pasangan Anda Sedang Stres, kondisi ini sangat memungkinkan membuat hasrat libido mereka menurun.

Hormon Seks Yang Rendah

Hal ini umum terjadi jika pasangan Anda mengidap beberapa penyakit yang bisa menurunkan hasrat alias libidonya. Bahkan mengonsumsi beberapa obat-obatan bisa membuat kadar hormon seksual menurun drastis.

Pasangan Memiliki Ketakutan dan Ketidaknyamanan Saat Berhubungan Intim

Sebagian orang mengalami keunikan di mana kedekatan emosional tidak terlalu memenuhi kepuasan batin mereka. Beberapa orang bisa terpuaskan hasrat seksualnya dengan menonton film porno, melihat tarian seksi, atau bahkan dengan melihat lawan jenis berpose erotis, di mana semua itu merupakan cara yang berbeda-beda untuk menyalurkan hasrat seks.

Pasangan Tidak Terhubung Secara Emosional Dengan Anda, tentu saja hal ini membuat Anda tidak bisa memuaskan hasrat seksual mereka. Sebagai contoh, pasangan Anda mungkin emosional terhubung dengan wanita atau pria lain yang bisa memuaskan keinginan seksualnya.

Bagaimana menghadapi pasangan yang tak mau berhubungan Intim?

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan saat pasangan menolak berhubungan Intim :

1. Bicarakan Perasaan Saat Pasangan Menolak Berhubungan Intim

Saat pasangan menolak berhubungan seks, bicarakan dengan emosi yang netral, agar perbincangan tidak diakhiri dengan pertengkaran. Cara ini mungkin tidak bisa sekali cara langsung berhasil. Buatlah pendekatan yang lebih emosional agar Anda bisa menemukan jawaban dari pasangan.

2. Berusahalah Untuk Menemukan Gairah Lagi

Jika Anda awalnya cukup sering berhubugan seks, Anda pasti mengetahui sedikit banyak hal yang dapat membuat pasangan Anda bergairah. Anda boleh mencoba hal tersebut agar gairah pasangan untuk berhubungan seksal dalam muncul kembali.

3. Perbaiki Penampilan Sehingga Pasangan Tertarik Kembali

Dalam suatu hubungan yang sudah terbiasa apa adanya satu sama lain, kadang kita melupakan unsur penampilan begitu saja. Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Coba untuk mepercantik dan mempergagah diri. Untuk wanita bisa memakai make up dan berpakaian seksi, dan untuk pria bisa mempergagah diri dan lakukan olahraga agar tubuh Anda tampak menggiurkan di mata pasangan.

4. Lakukan Kencan dan Hal Romantis Lain sSaat Pasangan Menolak Berhubungan Intim

Aturlah kencan atau aktivitas di mana dulu Anda sering lakukan dengan pasangan yang berujung manis di ranjang. Anda bisa menonton konser bersama, menonton film, atau bahkan makan malam romatis dengan sentuhan wine dan aromaterapi sembari mengulang kenangan indah di ranjang.

5. Mencoba Hal Baru di Tempat Tidur

Memang rasanya aneh pada awalnya jika Anda dan pasangan melakukan eksperimen seks. Tapi apa salahnya mencoba dan membuat pasangan Anda tertarik dengan tawaran posisi seks, sentuhan baru saat di ranjang. Jangan lupa selipkan humor agar seks Anda tidak terasa membosankan.(*/Novita Joseph)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*