Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap 5 Kasus Selama Ops Tumpas Narkoba Semeru 2020

Kasat Resnarkoba Polres Sumenep AKP Jaiman, SH, MH

Javanetwork.co.id, Sumenep – Satresnarkoba Polres Sumenep berhasil ungkap 5 kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu Selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020.

Kasatresnarkoba Polres Sumenep AKP Jaiman, SH., MH mengatakan, Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 digelar selama 12 hari sejak 24 Agustus hingga 4 September 2020 dan berhasil mengamankan 7 orang tersangka.

“7 orang tersangka tersebut dari berbagai latar belakang, yakni buruh, petani, Residivis dan oknum dengan rincian data berinisial, A, MA, M, M aliasi MK, NR, A dan terakhir inisial R,” kata Kasatresnarkoba Polres Sumenep AKP Jaiman, SH, MH, Jum’at (4/9/2020)

Menurutnya, dari 5 kasus tersebut, di dominasi kasus penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu dengan total barang bukti yang telah berhasil di amankan oleh Satresnarkoba Polres Sumenep mencapai 9.88 gram.

“Jumlah barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 9,88 gram,” terangnya.

Jaiman Menjelaskan, tersangka yang berhasil dibekuk, sebagian besar juga merupakan pengedar dan kurir narkoba. Menurutnya, dari 7 orang yang dibekuk diberbagai kecamatan itu mereka berusia muda antara 25 hingga 45 tahun.

“Iya, selama 12 hari. Satresnarkoba Polres Sumenep berhasil mengungkap peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba dengan jumlah 5 kasus dan 7 orang tersangka,” jelas AKP Jaiman.

Ia menambahkan, selama Ops Tumpas Narkoba Semeru 2020 di wilayah hukum Polres Sumenep pihaknya berhasil mengungkap sejumlah kasus Narkoba skala besar. Ia juga menyebutkan, kasus Narkoba jenis sabu-sabu menjadi kasus paling dominan di Sumenep.

“Untuk kasus, Kasus Narkoba jenis sabu-sabu yang paling mendominasi. Sementara, Kecamatan Ganding dan Sumenep Kota merupakan daerah yang paling banyak kita ungkap,” pungkasnya. (Sen/Arm)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*