Buat Bahan Peledak Ilegal, Dua Pemuda Asal Sumenep Diringkus Polisi

Dua orang pelaku pembuat bahan peledak jenis potas diamankan polisi (foto. Humas/Javanetwork)

Javanetwork.co.id, Sumenep – Dua orang pemuda asal Dusun Pangilen, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep merupakan Target Oprasi (TO) Polres Sumenep karena membuat bahan peledak berupa potas secara ilegal. Keduanya berhasil tangkap oleh Unit Resmob Polres.

Penangkapan terhadap kedua pemuda yang diketahui berinisial M (24) dan MH (21) terjadi di dalam rumah tersangkan M yang berada di Dusun Pangilen, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa pada hari Jum’at tanggal 1 November 2019 sekira pukul 13.30 Wib pihak kepolisian telah mendapat laporan terkait adanya ledakan dirumah tersangka M yang diduga akibat bahan peladak berupa potas.

Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 13 Juli 2020 sekira pukul 02.00 Wib Unit Resmob mendapat informasi keberadaan tersangka terhadap kasus tanpa hak membuat bahan peledak.

“Dari infosmasi tersebut, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka,” terangnya.

Setelah dilakukan introgasi, lanjut Widi tersangka MH mengakui bahwa telah membeli serbuk bahan peledak yang kemudian diserahkan kepada Maliji untuk dibuat bahan peledak berupa potas.

“Dari penagkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan 4 buah bungkusan platik warna putih berbentuk bulat (bondet/potasium),” terangnya.

Akibat perbuatannya kedua tersangka tersebut dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Drt No.12 Thn 1951.(*/Nuri)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*