OTT di Pasar Lenteng, Polres Sumenep Tetapkan Tiga Orang Tersangka

Kapolres Sumenep, AKBP Darman S.I.K di dampingi Kasatreskrim AKP Dhany Rahadian dan Kasubag Humas AKP Widiarti S, saat gelar Konferensi pers di Mapolres Sumenep (foto. Javanetwork)

Javanetwork.co.id, Sumenep – Polres Sumenep akhirnya tetapkan ketiga tersangka dalam kasus pungutan liar (pungli) yang terjadi di pasar tradisional Lenteng.

Ketiga orang tersebut yang berinisial MR seorang PNS, J dan S yang merupakan seorang PHL ditetapkan sebagai tersangka setelah melewati proses gelar perkara yang dilakukan pihak Polres Sumenep.

Dalam Konferensi Pers, Kapolres Sumenep, AKBP Darman S.I.K menuturkan, modus pelaku melakukan pungli terhadap para PKL dengan cara meminta sejumlah uang untuk menempati los baru di pasar Lenteng.

“Mereka memaksa para pedagang warung membayar sejumlah uang untuk menempati los baru di pasar Lenteng,” terangnya.

Dijelaskan oleh Kapolres, dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp.17,300,000,-.

“Dari tersangka “S” kami berhasil menyita uang tunai sebesar Rp.10,000,000,- beserta satu lembar kertas bertuliskan daftar nama pengguna warung yang dipindah ke LOS,” terangnya.

Sementara dari tersangka “J” petugas berhasil mengamankan uang tunai sebasar Rp.5,000,000, satu lembar kertar bertuliskan daftar nama pengguna los double serta satu buah buku Kiky motif batik warna coklat.

Adapun pasal yang di terapakan kepada tersangka berupa pasal 12 huruf e undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Sebagaimana telah ditambahkan diubah dengan undang-undang NO. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi JO. 55 KUHP pidana.

“Ancaman hukuman kepada tersangka berupa penjara seumur hidup atau pidana penjara paling sedikit 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200 dan paling banyak 1 miliar,” terangnya.

Sebelumnya, pada hari Minggu tanggal 28 Juni 2020 Satuan Resense Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep melakukan OTT terhadap tiga orang tersangka yang sedang melakukan pungutan liar kepada para PKL yang hendak menempati los barunya di pasar tradisional Lenteng.(Rpm/Nuri)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*