Resmikan Kampung Tangguh Semeru, Bupati Sumenep Minta Masyarakat Perkuat Ekonomi Ditengah Pandemi Covid-19

Pengguntingan pita oleh Bupati Sumenep didampingi Kapolres, Dandim Sumenep, dan Camat

Javanetwork.co.id, Sumenep – Untuk mencegah dan memutus penyebaran viru corona, Pemerintah Kabupaten Sumenep membentuk kampung tangguh dan diharapkan peran serta masyarakat berpartisipasi aktif mendukung kampung tangguh tersebut.

Pembentukan Kampung Tangguh Semeru di Desa Banasare Kecamatan Rubaru yang diresmikan langsung oleh Bupati Sumenep KH. DR. A. Busyro Karim, M.Si. Persmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Achmad Fauzi, SH, Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi, S.I.K, M.I.K, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Ato Sudiatna dan Kepala Desa setempat.

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada Polres, Kodim 0827 Sumenep, kepala desa, tokoh masyarakat dan perangkat desa se-Kecamatan Rubaru yang telah bekerja sama mempersiapkan Kampung Tangguh Semeru.

Diharapkan, dengan terbentuknya kampung tangguh harus mampu membangun kesadaran masyarakat dan bergotong royong untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayahnya.

“Ciptakan kekompakan dan kebersamaan di kampung tangguh yang sudah dibentuk, karena terbentuknya dari masyarakat untuk masyarakat dalam menghadapi Virus Corona,” ucap Bupati Busyro Karim, Kamis (4/6/2020).

Apabila tidak ada gerakan gotong royong antara pemerintah dengan masyarakat tentu saja sangat sulit menyelesaikan masalah wabah virus corona, sehingga berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Bupati Busyro mengatakan, Kampung Tangguh merupakan upaya pemerintah daerah dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat akibat dampak virus Corona, seperti kesehatan masyarakat harus mentaati protokol kesehatan. Terdampaknya, disisi ekonomi agar dapat terus berjalan pemasaran produk unggulan di desa seperti sebelum adanya wabah corona.

“Ditengah Pandemi Covid-19, masyarakat harus perkuat disektor ekonominya. Sehingga memasuki masa New Normal untuk pemasaran produk unggulan desa tidak harus di swalayan maupun di toko. Manfaatkan teknologi dengan sebaik baiknya untuk memasarkan produk unggulan melalui online agar tetap terjual,” ujarnya.(Yas/Arman)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*