Gunakan Teknologi Sambut Idul Fitri 1441 H, Pemkab Sumenep Gelar Gema Takbir Online

Bupati Sumenep Busyro Karim memukul beduk pertanda dimulainya gema takbir online sambut hari raya idul fitrih
Javanetwork.co.id, Sumenep – Dengan menggunakan teknologi informasi melalui virtual atau online, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah tahun 2020 Masehi, di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), (23/5).

Pelaksanaan Gema Takbir Online diikuti oleh Wakil Bupati Achmad Fauzi, SH, Anggota Forkopimda, NU, Muhammadiyah, MUI dan Pimpinan OPD dan Kecamatan serta sejumlah pondok pesantren yang disiarkan langsung di Chanel Youtube Dinas Komunikasi dan Informatikan.

Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, di malam Hari Raya Idul Fitri tahun ini tidak melaksanakan takbir keliling seperti tahun sebelumnya, akan tetapi melaksanakan gema takbir secara online dan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Pelaksanaan Gema Takbir Idul Fitri 1441 Hijriah 2020 saat ini melalui secara online teleconference dengan OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Sumenep,” Kata Bupati Sumenep Busyro Karim, Sabtu (23/5/2020) malam.

Sesuai dengan protokol kesehatan, Bupati Sumenep mengungkapkan, bagi seluruh masyarakat guna menghidari penyebaran wabah Covid-19, selain mematuhi protokol kesehatah dan juga mengurangi interaksi langsung. Maka, kegiatan Gema Takbir Idul Fitri 1441H dengan menggunakan teknologi tentu saja tidak mengurangi hidmat dan syukur kita kepada Allah SWT.

“Pada situasi saat ini, tentu sudah jelas aturan dan hukumnya dan tidak menerapkan seperti tahun sebelumnya. Sebab, Gema Takbir Idul Fitri sekarang berbeda dengan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati Busyro berharap, agar masyarakat mentaati dan mematuhi himbauan pemerintah serta terus waspada saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H tahun 2020 M. Dengan mematuhi himbauan pemerintah dan melaksanakan protokol kesehatan, maka harus menjaga jarak, memakai masker dan tidak berkerumun.

“Untuk memutus dan mencegah penyebaran Covid-19, harus rajin cuci tangan, diam dirumah saja, tidka berkerumun dan memakai masker serta menjaga jarak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, SH menerangkan, dimulainya gema takbir online ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Sumenep Dr. KH. A Busyro Karim dan diikuti oleh Camat, Forum Pimpinan Kecamatan, MWC NU, Muhammadiyah, Kepala Desa dan Pengasuh Pondok Pesantren.

“Diskominfo Sumenep secara teknis sudah menyiapkan jaringan di setiap OPD maupun Kecamatan, bagi masyarakat yang ingin bergabung langsung bisa mengakses di channel Youtube Kominfo Sumenep,” tukasnya.(Yas/Rah)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*