Larangan Takbir Keliling di Malam Lebaran Untuk Memutus Penyebaran Covid-19

Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, S.IK, M.IK

Javanetwork.co.id, Sumenep – Malam hari raya idul fitrih tahun ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, kalau sebelumnya masyarakat Sumenep mengumandangkan takbir sambil berkeliling di seputaran kota, saat ini masyarakat sudah tidak bisa lagi melaksanakan tradisi tahunan itu karena dalam masa pandemi virus corona.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sumemep, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, larangan pelaksanaan takbir keliling saat malam Lebaran tahun itu dilakukan karena bisa mengundang kerumunan banyak orang.

“Kami bekerjasama dengan Kodim 0827 dan Pemkab Sumenep akan mengawasi sejumlah ruas jalan yang biasa digunakan untuk melaksanakan takbir keliling,” terangnya, Jum’at (22/5/2020).

Selain itu, Kapolres Sumenep juga akan mengantisipasi masuknya masyarakat dari luar Sumenep pada malam takbiran.

“Pihak polres sudah melakukan pemetaan personil diberbagai poscek point ditiap perbatasan, untuk melakukan pemutar balikan terhadap kendaraan dari luar Sumenep, yang akan melakukan takbir keliling,” paparnya

Dikatan oleh Deddy, dimasa pandemi covid-19 alangkah baiknya untuk masyarakat mengumandangkan takbir di rumah masing- masing agar tidak mengundang kerumunan banyak orang.

“Saya harap masyarkat bisa mematuhi aturan yang telah ditentukan dan jika ada masyarakat yang memaksa melakukan takbir keliling, akan dikenakan Sanksi terhadap orang dan kendaraanya,” ungkapnya.(Fik/Nuri)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*