Antisipasi Penyebaran Covod-19, KPU Sumenep Menunda Tahapan Pilkada 2020

ketua KPU Sumenep A. Waris S.Sos

Javanetwork.co.id, Sumenep – Cegah Penyebaran Virus Corona ( Covid – 19), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep keluarkan surat edaran terkait penundaan tahapan pemilihan Bupati dan Wakul Bupati Sumenep tahun 2020.

Dalam surat edaran bernomor 144 yang ditanda tangani oleh ketua KPU Sumenep A. Waris S.Sos meyatakan, bahwa KPU Sumenep melakukan penundaan tahapan dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020.

Penundaan tahapan pemilihan kepala daerah itu sebagai tindak lanjut dari surat keputusan KPU RI nomor: 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penumdaan tahapan pemilhan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020 dalam upaya pencegahan covid-19 serta surat edaran KPU RI nomor 8 tahun 2020.

Ketua KPU Sumenep A. Waris S,sos mengatakan bahwa terdapat tiga tahapan yang dilakukan penundaan oleh KPU Sumenep sebagai tindak lanjut dari SE yang dikeluatkan oleh KPU RI.

“Kami (KPU Sumenep) telah melaksanakan rapat pleno terkait tindak lanjut dari SK KU RI nomor:179/PL.02-Kpt/01/KPU/lll/2020 dan mendapatkan hasil bahwa mulai tanggal 23 maret KPU Sumenep melakukan penundaan tahapan Pilkada serentak tahun 2020,” terangnya Selasa (23/04/2020).

Dijelaskannya tiga tahapan Pilkada yang mengalami penundaan adalah : masa kerja PPS di 27 Kecamatan yang telah di tetapkan pada tanggal 22 maret 2020, maka sejak tanggal 23 maret 2020 dilakukan penundaan.

 

Menunda waktu tahapan pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan pelaksanaan coklit yang awalnya pembentukan PPDP itu akan di gelar sejak tanggal 26 Maret 2020 hingga 15 april 2020, sedangkan waktu pencocokan dan penelitian (cokit) pemilih yang awalnya akan dilakukan pada tanggal 18 April 2020 hingga 17 Mei 2020.

Menunda waktu pemutakhiran daftar pemilih yang awalnya akan dilakukan pada tanggal 23 Maret 2020 hingga 17 april 2020.

Sedangkan untuk kelanjutan dari semua penundaan itu, lanjut Waris pihaknya mengatakan bahwa masih menunggu keputusan lebih lanjut dari KPU RI.

“Hingga saat ini kami masih menunggu arahan dari KPU RI terkait batas waktu penundaan ini dan semoga saja dengan adanya penundaan ini, virus corona bisa di antisipasi,” tukasnya.(PM/Nrie)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*