DPMD Sumenep Gelar Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten ke-2

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep Moh. Ramli

Javanetwork.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi tim inovasi Kabupaten ke-2 Kabupaten Sumenep tahun 2019. Kegiatan tersebut bertempat di aula hotel Utami Sumenep, (12/12).

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut terhitung mulai hari ini, Rabu 11/12 hingga Jumat, 13/11/2019 di buka secara langsung oleh Kepala Dinas (PMD) Kabupaten Sumenep Moh Ramli.

Dalam kegiatan ini yang berlangsung selama tiga hari, Dinas PMD Kabupaten Sumenep melibatkan berbagai pihak dalam pemberian pemateri, seperti dari unsur dinas kesehatan Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengungkapkan, program inovasi desa salah satu poin terpentingnya adalah bagai mana pengelolaan keuangan desa bisa benar-benar di manfaatkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dalam mengembangkan potensi yang ada di Desa setempat.

“Fokus kami melaksanakan kegiatan ini adalah bagai mana pengelolaan keuangan desa bisa berdampak baik dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat potensi desa,” ungkapnya, Rabu (11/12/2019).

Adapun Komponen-komponen penting lain yang harus di pahami dan digali oleh pemerintah desa iyalah yang berkenaan denga potensi desanya sendiri.

“Ketika berbicara potensi desa pastinya antar desa mempunyai potensi yang berbeda baik dari segi kualitas kuantitas dan keanekaragamannya oleh sebab itu pemerintah desa harus selalu mempunyai ide-ide terbaru dalam peningkatan potensi desanya,” paparnya

Pihaknya menjelaskan, pegembangan potensi desa bisa di tempuh dengan berbagai cara seperti koordinasi antar berbagai pihak ataupun dengan cara meniru inovasi desa yang ada di kabupaten lain.

“Boleh kita ego sedikit untuk menunjukkan kelebihan desa kita, namun kita juga harus rela berbagi kepada desa-desa lain, namun disamping itu kita juga tidak usah malu jika kita harus me ATM desa sebelah, Kecamatan sebelah, bahkan kalau perlu ke Kabupaten sebelah,” pungkasnya

Kegiatan rapat koordinasi tim inovasi Kabupaten ke-2 di ikuti oleh sebanya 87 orang terdiri dari tim inovasi Kabupaten (TIK), ketua tim pelaksana inovasi desa (TPID) dan pendamping dari desa. (PM/NRI)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*