Dibandingkan Dua Tahun Sebelumnya, Penderita HIV/AIDS di Sumenep Menurun

Kusmawati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep

Javanetwork.co.id, Sumenep – Angka penderita HIV/AIDS di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terbilang menurun. Penurunan itu dibandingkan dua tahun sebelumnya berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kesehatan setempat.

“Tahun 2019 ini, penderita HIV/AIDS berjumlah 74 orang, lebih sedikit dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 93 orang dan 2018 yang mencapai 96 orang,” kata Kusmawati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Jumat (29/11/2019).

Kendati demikian, dikatakannya, angka itu masih ibarat gunung es, karena data yang dimiliki hanya orang yang datang melakukan pemeriksaan dan diketahui positif.

“Tapi tidak menutup kemungkinan angka itu bisa dilampaui di 3 bulan terakhir nantinya,” ungkapnya.

Menurutnya, faktor penyebab terjadinya penularan penyakit HIV/AIDS itu disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sering gonta ganti pasangan, memakai jarum suntik dan lainnya.

“Namun untuk di Sumenep yang terjangkit penyakit HIV/AIDS kebanyakan seorang perantau dan tertular akibat hubungan seks bebas,” terangnya.

Atas itu pihaknya menghimbau, bagi masyarakat yang terjangkit penyakit HIV/AIDS, agar tidak malu untuk datang melakukan pemeriksaan.

Sebab dilanjutkannya, manakala didiamkan tidak cepat diperiksa untuk segera dilakukan penanganan, bisa membahayakan dirinya sendiri.

“Jadi, saya berharap para penderita HIV/AIDS mau berobat. Karena masyarakat yang terjangkit penyakit itu merasa ada gejala malu untuk memeriksa,” harapnya.

Apalagi menurut perempuan mantan Ketua DPRD Sumenep itu, saat ini pengobatan penyakit bagi penderita HIV/AIDS sudah gratis tidak ada biaya.

“Saat ini untuk pengobatan HIV tidak dipungut biaya alias gratis,” jelasnya.(PM/YAS)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*