Rakerda HIPMI Jatim 2019: Gubernur Khofifah, Pengusaha Muda Harus Mampu Mengikuti Trend “Gig Economy”

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Javanetwork.co.id, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai trend Gig Economy (kondisi perekonomian di era digital) mulai melanda negara-negara maju, oleh karena itu para pengusaha muda harus mampu mengikuti trend tersebut.

Hal tesebut disampaikannya saat membuka Rakerda dan Pendidikan-Pelatihan Daerah (Diklatda) HIPMI Jatim, di Surabaya.

“Kick Economy sangat berkembang di Amerika saat ini, kemungkinan Gig Economy di Amarika mencapai 43 persen,” ujar Khofifah saat membuka acara, yang juga dihadiri Pangdam V Brawjiaya Mayjend TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, Wakapolda Jatim Brigjen Toni Harmanto, dan Forpimda Jatim lainnya, Selasa (16/7/2019).

Ia mengatakan, di Indonesia trend Gig Economy mulai masuk. Para pelaku area ekonomi tersebut adalah para milenial dengan ciri khas kontrak jangka pendek dan mampu melakukan kerja di berbagai sektor.

Ia menambahkan besarnya tantangan ekonomi digital tersebut harus segera direspon agar anak-anak muda tetap bisa terlibat dalam perputaran ekonomi.

“Oleh karena itu, di Jatim kami bikin East Java Super Corridor (EJSC) dan Millennial Job Center yang mengembangkan potensi anak-anak muda dan UMKM. Di era gig economy ini, anak muda tidak mau terikat waktu kerja yang kaku tapi tetap bertanggung jawab. Jumlahnya besar sekali. Maka talent-talent muda itu kita siapkan, dan bahkan disambungkan dengan industri yang membutuhkan jasa mereka,” jelas Khofifah.

Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Jatim Mufti Anam mengatakan, HIPMI siap berkolaborasi dengan pemprov untuk terus melahirkan pengusaha muda baru. Bahkan, Jatim bisa menjadi “Provinsi Pengusaha Muda” dengan indikator peningkatan jumlah pengusaha muda, regulasi yang mendukung lahirnya pengusaha muda, kolaborasi semua pihak di Jatim untuk melahirkan banyak wirausahawan baru, atau penguatan Millennial Job Center.

“Juga perlu dimasukkan kurikulum kewirausahaan ke seluruh sekolah di Jatim secara lebih terstruktur. Intensif masuk ke kampus-kampus menggelorakan kewirausahaan. Kebetulan pengembangan SDM anak muda dengan visi kewirausahaan itu nantinya akan selaras dengan program Presiden Jokowi terkait peningkatan SDM,” papar Mufti Anam.(*Mad/S/Pm)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*