Bukti Ketidak Seriusan Pemerintah, Cabor Familiar Mulai Memudar

Foto : Ilustrasi

Javanetwork.co.id, Sumenep – Dari Desa untuk bangsa, Terkait program Presiden pembangunan prestasi olahraga dari kawasan pinggiran yg difokuskan hanya untuk 500 Desa yang tersebar diseluruh Indonesia ditahun 2019 ini, (25/5).

Khususnya di Kota yang berlambang kuda terbang ini masih belum jelas Cabang Olahraga (Cabor) apa yang diunggulkan, dalam hal ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai lembaga pemersatu seluruh Cabor seharusnya paham terhadap Cabor apa yang potensial di Desa-desa di Kabupaten Sumenep ini.

Ketua KONI Sumenep H. Sofyan Hadi mengatakan, tugasnya KONI hanya memberikan support pada semua Cabor. Guna meningkatkan prestasi para olahragawan, ditanya olahraga apa yang paling familiyar di Desa-desa yang ada di Kabupaten Sumenep ini. Malah menjawab pokoknya semua Cabor familiyar semua.

“Untuk Kabupaten Sumenep ini ada 19 Cabor yang kesemuanya itu kami pacu semangatnya agar nantinya para anak didik kami dapat beprestasi diajang perlombaan. Entah itu ditingkat Daerah ataupun Nasional,” beber H. Sofyan, Sabtu (25/5/2019).

Secara terpisah Wakil Ketua Persatuan Bola Voli Se Indonesia Paguyuban Kecamatan Lenteng Moh. Rosul membeberkan, khusus di Desa-desa Kawasan Kecamatan Lenteng ini, Cabor Voli yang paling potensial diminati oleh rakyat Desa. Karena apa? Sarana dan prasarananya sangat bersahabat dengan tingkat perekonomian kita, Jadi itu alasannya.

Maka dari itu kepada semua pihak yang berkaitan dengan Cabor voli ini. “Setidaknya ada kontribusi kepada kami baik itu berupa materil maupun non material, karena tanpa ada dukungan dari Pemerintah. Cabor Voli ini lambat laun akan memudar keberadaannya,” harapnya.(HB/RPM)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*