Diskop Sumenep Menghimbau Kepada Lembaga Koperasi Terus Aktif

Drs. Fajar Rahman, M.Si Kadis Koperasi dan UKM Sumenep

Javanetwork.co.id, Sumenep – Sejumlah Kelembagaan di bidang Koperasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumenep, baik daratan maupun kepulauan yang belum melaksanakan RAT dan memberikan bukti laporan kegiatan akan diberikan sanksi, (9/5).

Dinas Koperasi dan UKM akan memberikan tindakan tegas terhadap kelembagaan koperasi yang tidak sehat atau tidak aktif dengan melakukan penghapusan terhadap koperasi,” tegas Fajar, Kamis (9/5/2019).

Menurutnya, sebelum melakukan penghapusan, pihaknya terlebih dahulu melakukan pembinaan kepada seluruh koperasi yang tidak aktif dan mengoreksi administrasinya untuk menjadi kelembagaan koperasi yang baik serta sehat.

“Kami akan lakukan pembinaan administrasi sebagai data di Dinas Koperasi,” terangnya.

Fajar menambahkan, pendataan sudah mulai dilakukan pendataan terhadap koperasi yang tidak aktif yang tersebar di seluruh Kabupaten Sumenep.” Kemudian kami akan memanggil koperasi yang tidak aktif, guna dilakukan pembinaan administrasi terhadap koperasi tersebut,” imbuhnya.

“Setelah dilakukan pemanggilan, jika pihak lembaga koperasi tidak bisa hadir, maka tim khusus dari Dinas Koperasi akan mendatangi lembaga koperasi itu. Kalau tidak ada, terpaksa kami hapus perijinannya. Jadi, koperasi tersebut sudah tidak sehat atau tidak bagus,” ungkapnya.

Selanjutnya, pihaknya berharap kepada seluruh koperasi untuk aktif, minimal memberikan laporan secara administrasi dan melakukan RAT.

“Saya tidak menginginkan hanya ada namanya saja, namun ketika dicek kelembagaannya tidak ada,” pungkasnya.(YYN/RPM)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*