Museum Keris Sumenep, di Resmikan Oleh Presiden RI Jokowi

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat bersama Presiden Joko Widodo pada acara FKMA se-Asean ke-V di Sumenep. Saat itu juga Jokowi meresmikan museum keris.(foto JD)

 

Javanetwork.co.id, Sumenep – Presiden Joko Widodo dalam kunjunganya ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, untuk membuka Festival Keraton dan Masyarakat Adat (FKMA) Se-Asean ke- V Tahun 2018, dan juga meresmikan museum keris, (28/10).

Presiden Joko Widodo juga meresmikan Museum Keris, karena Sumenep memiliki banyak benda pusaka keris dengan khas yang berbeda dari empu keris di daerah lain. Sehingga Sumenep sendiri dikenal dengan Kota Keris.

“Keris merupakan pusaka peninggalan leluhur sejak dahulu,” ungkap Achmad Fauzi Wakil Bulati Sumenep, minggu (28/10/2018).

Menurut Fauzi, ada 815 pengrajin keris di Kabupaten Sumenep yang tersebar di tiga Desa, yakni Desa Palongan, Desa Aeng Tongtong fan Desa Kambingan. Diantara tiga Desa sebagai pengrajin keris yang terbanyak adalah Desa Aeng Tongtong mencapai 600 pengrajin.

Ia menambahkan, jumlah keris itu sekitar 300 buah, itu dihasilkan dari sejumlah pengrajin yang ada di Sumenep. Baik, dari Aeng tong-tong, Palokloan atau desa lainnya. “Di tempat ini (Museum, Red) ada keris dari jaman dulu hingga sekarang yang baru,” tuturnya.

“Dari jumlah sebanyak itu, perlu adaanya tempat husus seperti museum. Dari berbagai jenis keris dihasilkan masyarakat pengrajin keris ditempatkan disana,” terangnya.(JD/RPM)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*