Memasuki Hari Ke 19 Bulan Ramadhan, Harga Sembako Mulai Merangkak Naik

Foto Ilustrasi Harga sembako merangkak naik

Sumenep, Javanetwork.co.id – Berdasarkan dari hasil data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Madura, Jawa Timur, persediaan Stock kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di Sumenep selama bulan Suci Ramadhan tidak ada kendala.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep Sukaris, SE mengatakan, ketersediaan kebutuhan sembako bagi masyarakat Sumenep selama bulan Suci Ramadhan akan tercukupi diperkirakan tidak akan terjadi kelangkaan.

“Samapai saat ini kebutuhan sembako di pasar tradisional di Sumenep masih tercukupi tidak ada kelangkaan,” Kata Sukaris, senin (4/6/2018).

Berdasarkan dari data tim survie Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, memasuki hari ke 19 bulan Ramadhan ini, Senin 4/6/2018 ada beberapa kebutuhan pokok yang naik dan ada juga yang turun yang terjadi di pasar tradisional di Sumenep, seperti di Pasar Bangakal dan Pasar Anom I Sumenep.

Sukaris mengungkapkan, pada Senin 4/5/2018 Kebutuhan Sembako  yang merangkak naik yang terjadi di pasar  tradisional Sumenep, di pasar Anom I Sumenep dan pasar Bangkal Sumenep. Sedangkan untuk harga sayur mayur jenis Buncis naik mencapai harga Rp. 12.000/kg dan harga Tomat turun di kisaran harga Rp. 7.000/kg. Untuk mentega jenis blubend naik mencapai harga Rp. 44.000/kg, mentega curah naik mencapai harga Rp. 24.000/kg yang terjadi di pasar Anom 1 Sumenep. Untuk kenaikan harga sembako juga terjadi di pasar Bangkal Sumenep seperti, sayur mayur jenis Buncis naik mencapai harga Rp.14000/kg dan mentega jenis Bluebend naik mencapai harga Rp.45.000/kg.

“Benar mas, ada kenaikan harga dan ada juga yang turun di dua pasar tradisional di Sumenep seperti, harga sayur mayur dan mentega,” ungkapnya.

Menurut Sukaris, kebutuhan sembilan pokok (Sembako) Masyarakat Sumenep. secara keselurahan kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadhan 2018, masih tercukupi dan tidak terjadi  kelangkaan sembako di sejumlah pasar di Sumenep. Sedangkan  untuk harga beras jenis medium Rp.9.450/kg.

“Harga beras Rp. 9.450/kg jenis premium yang dikularkan oleh bulog Sumenep dan itu sudah sesuai dengan peraturan dari Pusat (Kementrian Perdagangan). Dan beras tersebut, dibeli dari masyarakat petani di sumenep dan di jual lagi untuk kebutuhan masyarakat sumenep sendiri,” tukasnya (rahman/red)

Bagikan di sini!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*